
Jum’at, 14 Februari 2025 Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Indonesia Natural Dye Institute (INDI) telah melaksanakan FGD yang bertema “FGD For Formulating Strategic Green Solutions and Implementation of The Natural Dyes”. Kegiatan tersebut diselanggarakan bertempat di Hotel MM UGM, Ruang Sidomukti Lantai 2 dan diikuti oleh segenap jajaran pengurus Indonesia Natural Dye Institute (INDI).
Dalam kegiatan FGD tersebut yang menjadi narasumber pertama adalah Prof. Dr. Catur Sugiyanto., MA. dengan membawakan materi terkait REKAM JEJAK INDI (Indonesia Natural Dye Institute Universitas Gadjah Mada (UGM). Kemudian untuk materi kedua disampaikan oleh Prof. Ir. Selo, ST., MT., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAn Eng. dengan materi tentang Strategic Green Solutions of Faculty Engineering. Dilanjutkan dengan materi ketiga yang dibawakan oleh Ibu Kurnia Febra Mikaza yang berasal dari perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan materi peran OJK dalam mendukung Sustainable Finance di Sektor Jasa Kuangan Indonesia.
Selain itu juga turut disampaikan materi dari Bapak Hermanto selaku perwakilan dari BANK Indonesia dan Bapak Mahatmanto Budiatmoko perwakilan dari BPD DIY dengan materi Financial Sustainability for Environmental Governance. Selanjutnya juga perwakilan dari Kementerian PPN/Bappenas turut menyampaikan materi dengan diwakili oleh Bapak Priyanto Rohmattullah, SE., MA. dengan materi Textile Circularity in Indonesia:Potential and Prospects of Natural Dyes in RIPIN and Circular Economy.
Sesi berikutnya disampaikan oleh Bapak Timotius Apriyanto selaku perwakilan dari KADIN DIY. Narasumber selanjutnya adalah Bapak GBPH. H. Prabukusumo., S.Psi, kemudian dilanjutkan oleh materi yang dibawakan oleh Bapak Reyno Dari PT Pupuk Kujang, dengan membawakan materi Upaya Perlindungan Keanekaragaman Hayati Tanaman Indigofera sebagai Sarana Pemberdayaan Masyarakat. Narasumber dari API DIY yang diwakili oleh Bapak Timotius Apriyanto ,dengan materi berjudul Potential and Prospects of Natural Dye, as well as efforts on revitalizing the use of natural dyes and how it correlates to the business SUISTAINABLE GARMENT Eco-friendly properties and the growing demand for sustainable products. Kemudian untuk pemateri terakhir disampaikan oleh Bapak Ferry Anggara., SE., MM. selaku perwakilan dari TVRI Jogja.
FGD ini dimaksudkan sebagai media bertemunya para pihak (ABCGM) untuk bersama-sama merumuskan strategi industri hijau dan penggunaan pewarna alami. Hal ini dikarenakan pewarna alami sangat sesuai dengan isu Industri Nasional yang dinyatakan dalam RIPIN “Keunggulan Kompetitif dan Berwawasan Lingkungan (2010-2024)” dan “Negara Industri Tangguh (2025-2035)”, juga Gerakan Circular Economy; dan Industri Hijau. Sejatinya, pewarna alami merupakan jawaban atas pencemaran lingkungan yang makin tak terkendali dari penggunaan pewarna sintetis; jawaban atas menurunnya kualitas kesehatan para pelaku usaha yang menggeluti pewarna sintetis dalam jangka panjang; jawaban atas pentingnya memperkuat identitas dan budaya bangsa melalui kekayaaan dan kearifan lokal yang dimiliki.
Melalui FGD ini diharapkan dapat dibangun kesepakatan bersama, dirumuskan langkah realitis dan strategis dalam merealisasi cita-cita mulia tersebut.